BERITA BKPSDM :: Senin, 12-11-2018 243 Pengunjung

Diklat Proses Pembelajaran dan Evaluasi dengan Menggunakan tipe High Order Thinking Skill (HOTS) di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang

Seperti yang kita ketahui bersama, menurut Undang-Undang No. 20, Tahun 2003 tujuan Pendidikan Nasional Indonesia adalah  mengembangkan  potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada tuhan yang maha esa,  berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap,  kreatif,  mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

 

Sebagai program nasional sebuah negara, pencapaian tujuan Pendidikan Nasional Indonesia senantiasa  diukur  keberhasilannya dan salah satu metode pengukuran ketercapaian tujuan pendidikan  dan  kualitas pendidikan adalah dengan melaksanakan ujian akhir sekolah yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah yang dikenal dengan istilah ujian nasional pada akhir masa pendidikan setiap jenjang pendidikan, baik smp maupun sma/smk.

 

Menurut undang undang nomor 20 tahun 2005 tentang  Sistem Pendidikan Nasional ujian Nasional  bertujuan untuk mengukur pencapaian kompetensi lulusan pada mata pelajaran secara nasional  dengan mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Namun  selain  menjadi tolok ukur keberhasilan pencapaiaan tujuan  dan  kualitas  pendidikan, bagi  Pemerintah Daerah hasil ujian nasional dapat dimanfaatkan untuk  pemetaan  pencapaian  standar peserta didik, satuan pendidikan  maupun  wilayah. dengan demikian, baik  pemerintah  daerah  maupun  sekolah bisa mempelajari letak kekurangan atau kelemahan setiap sekolah di setiap daerah jika dibandingkan dengan perolehan Nasional,

 

Pada tahun pelajaran 2018  Ujian Nasional dilaksanakan dengan kebaharuan berupa penggunaan soal-soal dengan tipe High Order Thinking Skill  (HOTS).  soal dengan tipe High Order Thinking Skill  adalah soal-soal yang menuntut analisa soal untuk  menentukan  jawaban. Tuntutan analisa soal dapat meminimalisir kesempatan peserta ujian untuk bermain tebak-tebakan dalam menjawab soal, sehingga  peserta  didik yang mendapat nilai baik adalah  benar-benar peserta didik yang mampu memecahkan  masalah yang ada dalam soal yang  dikerjakan.  dengan  demikian,  hasil  ujian nasional bena-benar dapat menjadi gambaran kemampuan  yang  telah  dimiliki  oleh peserta didik  setelah  melaksanakan pendidikan dalam satu jenjang pendidikan tertentu ( SMP dan SMA/SMK).

 

Seperti diketahui bersama, hasil ujian nasional 2018  untuk jenjang pendidikan sekolah menengah pertama  di lingkungan pemerintah kota tangerang menunjukkan bahwa nilai rata-rata ujian nasional masih tergolong rendah, dan menurun kualitasnya dari hasil ujian nasional tahun sebelumnya. kondisi demikian menjadi keprihatinan yang serius dari Pemerintah Kota Tangerang.

 

Rendahnya hasil Ujian Nasional SMP di lingkungan pemerintah kota tangerang telah memberi gambaran bahwa, peserta ujian nasional smp di kota tagerang kurang memiliki kemampuan menyelesaikan soal ujian. ketidakmampuan ini ternyata disebabkan oleh ketidakbiasaan peserta ujian menghadapi soal-soal dengan tipe hots pada ulangan-ulangan yang dijalani selama masa pendidikan. hal lebih lanjut, penyebab tidak diberikannya soal-soal tipe HOTS dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran adalah karena dalam proses pembelajaran yang dilakukan, tidak berorientasi pada High Order Thinking  Skill yang pada akhirnya berefek pada tidak diberikannya evaluasi pembelajaran yang berorientasi HOTS juga. hal ini disebabkan karena pengetahuan dan keterampilan para guru SMP di Kota Tangerang dalam kaitannya dengan proses pembelajaran dan penulisan soal hots masih sangat rendah.

 

Idealnya, semua guru yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang  melaksanakan proses pebelajaran yang berorientasi hots dan melanjutkannya dengan evaluasi pembelajaran yang berorientasi hots juga. Namun kondisi ideal tersebut belum terbentuk di lingkungan  pendidikan  Kota Tangerang. Untuk mengatasi ketimpangan kondisi tersebut, pemerintah kota tangerang memandang perlu diadakannya kegiatan pelatihan bagi guru-guru yang ada di lingkungan pemerintah kota tangerang berkaitan dengan pembelajaran dan evaluasi pembelajaran yang berorientasi  pada  High  Order  Thinking  Skills agar Guru2 dapat menerapkan cara yang mudah bagi peserta didik agar mampu memecahkan  masalah yang ada dalam soal yang  dikerjakan secara cepat dan tepat

Arsip Berita BKPSDM