BERITA BKPSDM :: Senin, 10-12-2018 508 Pengunjung

Diklat Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Bagi Guru SMP dan Diklat Pengelolaan Kegiatan Ekstrakurikuler Bagi Guru SMP di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang

Dalam Dunia Pendidikan, Guru merupakan unsur utama pada keseluruhan proses pendidikan, terutama di tingkat institusional dan instruksional. Posisi Guru dalam pelaksanaan pendidikan berada pada  garis terdepan. Keberadaan  guru  dan  kesiapannya menjalankan tugas sebagai pendidik  sangat menentukan  bagi terselenggaranya  suatu proses pendidikan.

Guru adalah  tenaga profesional mempunyai fungsi, peran dan kedudukan yang  sangat  strategis  dalam mencapai visi pendidikan. Karena itu, profesi guru harus dihargai  dan dikembangkan  sebagai profesi yang bermanfaat sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang nomor 14 tahun  2005 tentang guru dan dosen.

Sejalan dengan hal tersebut di atas, seorang guru harus terus meningkatkan profesionalismenya melalui berbagai kegiatan yang dapat mengembangkan kemampuannya dalam mengelola pembelajaran maupun  kemampuan lain dalam upaya menjadikan peserta didik memiliki  keterampilan  pembelajaran yang mencakup  keterampilan dalam memperoleh pengetahuan (learning to know), keterampilan dalam mengembangkan jati diri (learning to be), keterampilan dalam pelaksanaan tugas-tugas tertentu (learning to do), dan keterampilan untuk dapat hidup berdampingan dengan sesama secara harmonis (learning to live together). Guna keperluan tersebut, Pemerintah kemudian mencanangkan program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan.

Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) adalah bentuk pembelajaran berkelanjutan bagi guru yang merupakan jalan utama upaya membawa perubahan yang diinginkan berkaitan dengan keberhasilan  siswa. Dengan demikian semua siswa diharapkan dapat mempunyai pengetahuan  lebih, mempunyai keterampilan lebih baik,  dan menunjukkan pemahaman  yang  mendalam  tentang materi ajar serta mampu memperlihatkan apa yang mereka ketahui dan mampu melakukannya.

Untuk menjadi pemahaman bersama bahwa, PKB mencakup berbagai cara atau pendekatan dimana guru secara berkesinambungan belajar setelah memperoleh pendidikan atau pelatihan awal sebagai guru. Melalui kegiatan PKB guru didorong untuk memelihara dan meningkatkan standar mereka secara keseluruhan yang mencakup bidang-bidang yang  sesuai   pekerjaannya sebagai profesi. Dengan  demikian,  guru dapat  memelihara, meningkatkan  dan memperluas pengetahuan dan keterampilannya serta membangun kualitas pribadi yang dibutuhkan di dalam kehidupan profesionalnya

Kegiatan pkb dikembangkan atas dasar profil kinerja guru sebagai perwujudan hasil penilaian kinerja guru yang didukung dengan hasil evaluasi diri. PKB adalah unsur utama yang kegiatannya juga diberikan angka kredit untuk pengembangan karier guru yang profesional. kegiatan pkb itu sendiri mencakup tiga hal; yaitu pengembangan diri, publikasi ilmiah, dan karya inovatif.

Secara umum Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) bertujuan adalah meningkatkan kualitas layanan pendidikan di sekolah/madrasah dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan. Lebih spesifik lagi bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru untuk mencapai standar kompetensi yang ditetapkan dalam peraturan perundangan yang berlaku, memutakhirkan kompetensi guru untuk memenuhi kebutuhan guru dalam perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni untuk memfasilitasi proses pembelajaran peserta didik, meningkatkan komitmen guru dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai tenaga professional dan meningkatkan citra, harkat, dan martabat profesi guru di   masyarakat. Serta menunjang pengembangan karir guru

 

 

Mengingat strategisnya kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan bagi pengembangan pendidikan di kota tnagerang. Selanjutnya  berkaitan  dengan pengembangan diri, sesungguhnya yang harus melakukan  pengembangan  diri  tidak hanya guru tetapi juga peserta didik. Jika pengembangan diri guru dapat dilaksanakan  melalui kegiatan PKB maka pengembangan diri peserta didik dapat dilakukan melalui kegiatan ekstrakurikuler.

Tujuan Pendidikan Nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada tuhan yang maha esa, berakhlak mulia, sehat, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Pencapaian tujuan pendidikan tersebut  dilakukan dalam proses pendidikan melalui 3 (tiga) kegiatan  yakni kegiatan intrakurikuler, kokurikuler dan ekstrakurikuler. Ketiga kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang saling menunjang, dimana  kegiatan pembelajaran tatap muka yang dilakukan dalam intrakurikuler akan lebih mendalam diterima peserta didik melalui penugasan melalui kegiatan kokurikuler dan peserta didik dapat mengembangkan bakat atau potensi serta sikap positif melalui kegiatan ekstrakurikuler. 

Sebagai bagian yang penting dalam proses pendidikan di sekolah, kegiatan ekstrakurikuler memerlukan pengelolaan yang efekltif yang dapat mendorong peserta didik mengembangkan potensi, bakat, minat, kemampuan, kepribadian, kerjasama, dan kemandirian secara  optimal.

Kondisi di lapangan pendidikan di sekolah-sekolah yang ada di lingkungan pemerintah kota tangerang, adalah belum maksimalnya pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler, sehingga sangat dibutuhkan pembinaan yang lebih intens kepada pengelolanya, dalam hal ini adalah wakil kepala sekolah bidang kesiswaan agar kegiatan ekstrakurikuler benar-benar menjadi wadah pengembangan potensi dan bakat peserta didik untuk mendukung pencapaian tujuan pendidikan.

Untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan pengelola kegiatan ekstrakurikuler dibutuhkan pelatihan khusus tentang pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler yang efektif dan efisien untuk para wakil kepala sekolah menengah pertama yang ada di lingkungan pemerintah kota tangerang agar dapat memunculkan peserta idik yang berprestasi dalam bidang non akademik yang dapat mengharumkan nama Kota Tangerang .

Melalui kesempatan ini saya sampaikan penghargaan dan apresiasi kepada badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia (bkpsdm) yang telah bekerja sama dengan pusat pengembangan dan pemberdayaan tenaga pendidik dan kependidikan bisnis dan pariwisata kementerian pendidikan dan kebudayaan atas upayanya melaksanakan kegiatan Diklat Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dan Diklat Pengelolaan Kegiatan Ekstrakurikuler yang akan sangat strategis mencetak guru profesional yang mampu melaksanakan proses pembelajaran yang ideal di Kota Tangerang dan akan menjadi contoh bagi guru-guru yang lain di sekolahnya melalui kegiatan sharing knowledge ,dan membentuk profil wakil kepala sekolah kesiswaan yang mampu membentuk kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan kondisi sekolah dan perkembangan usia peserta didik sehingga nantinya akan terbentuk pendidikan yang ideal di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang .

Selanjutnya bagi saudara - saudara peserta yang telah diberi amanat untuk mengikuti diklat ini diharapkan  dapat  dengan sungguh - sungguh mengikuti seluruh proses pembelajaran yang diberikan oleh para instruktur dan widyaiswara, agar proses pembelajaran dapat berlangsung secara efektif dan efisien.

Arsip Berita BKPSDM