BERITA BKPSDM Senin, 22-07-2019 | 188 Pengunjung

Pelatihan Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Yang Berorientasi Pada Keterampilan Berpikir Kritis Tingkat Tinggi Guru SMP Berbasis Zonasi di Lingkungan Pemerintah Kota Tangerang


Pada saat sekarang, dunia pendidikan indonesia mau tidak mau telah memasuki era pendidikan 4.0 yang bercirikan adanya perpaduan antara keterampilan teknologi dan keterampilan manusia, seperti kreativitas, berpikir kritis, pemecahan masalah, komunikasi, kolaborasi, serta empati yang didayagunakan secara optimal. Untuk itu diperlukan  upaya yang sistematis, terencana, dan berkelanjutan agar  dunia pendidikan indonesia siap menghadapi era pendidikan 4.0.

Perlu disadari bersama oleh semua pihak yang ada di dunia pendidikan indonesia , bahwa menghadapi era pendidikan 4.0, peran HOTS (Higher Order Thinking Skills) atau kemampuan berpikir tingkat tinggi sangat penting bagi peserta didik. Sebab, dengan kemampuan itu peserta didik dapat berpikir kreatif, kritis, dan dapat menyelesaikan masalah sehingga di era pendidikan 4.0 kemampuan belajar mandiri atau Heutagogy Learning akan sukses jika ditunjang dengan kemampuan hots yang dimilki peserta didik.

Pemerintah  pusat melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengupayakan peningkatan kualitas pembelajaran dan meningkatkan kualitas lulusan dengan menetapkan program penguatan pendidikan karakter dan pembelajaran berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills.

Menjadi kesepakatan bersama. Bahwa peningkatan kualitas peserta didik salah satunya dilakukan oleh guru dengan berfokus pada peningkatan kualitas pembelajaran berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi yang  merupakan upaya peningkatan kualitas peserta didik yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas pendidikan

Pemerintah mengharapkan para peserta didik mencapai berbagai kompetensi dengan penerapan HOTS atau Keterampilan Bepikir Tingkat Tinggi. Kompetensi tersebut adalah berpikir kritis (Criticial Thinking), kreatif dan inovasi (Creative And Innovative), kemampuan berkomunikasi (Communication Skill), kemampuan bekerja sama (Collaboration) dan kepercayaan diri (Confidence). Lima hal yang disampaikan pemerintah yang menjadi target karakter peserta didik itu melekat pada sistem evaluasi kita dalam ujian nasional dan merupakan kecakapan abad 21.

Keterampilan berpikir tingkat tinggi (High Order Thinking Skills/Hots) juga diterapkan menyusul masih rendahnya peringkat Programme For International Student Assessment (PISA) dan Trends In International Mathematics And Science Study (TIMSS)  dibandingkan dengan negara lain, sehingga standar soal  Ujian Nasional ditingkatkan untuk mengejar ketertinggalan

Penerapan ujian dengan menggunakan soal-soal bertipe Higher Order Thinking Skills telah dilaksanakan pada tahun 2018 dan 2019. Namun hasil ujian nasional pada jenjang sekolah menengah pertama di Lingkungan Pemerintah Kota Tangerang jauh dari kategori memuaskan. Setelah dilakukan observasi, ternyata penyebabnya adalah ketidakmampuan peserta didik memahami karakter soal HOTS sehingga tidak mampu menyelesaikan  soal-soal tersebut dengan baik. Ketidakmampuan peserta didik menyelesaikan soal-soal bertipe HOTS disebabkan oleh tidak biasanya peserta didik smp menyelesaikan soal-soal HOTS karena guru-guru SMP di Lingkungan Pemerintah Kota Tangerang tidak memberikan soal-soal tipe HOTS dalam evaluasi pembelajaran yang mereka lakukan.

Penyebab lebih jauh dari semua itu ternyata adalah karena guru-guru SMP di kota tangerang tidak memiliki keterampilan melakukan evaluasi pembelajaran yang  berbasis  Higher Order Thinking Skills, yang diperparah dengan belum dilakukannya proses pembelajaran berorientasi pada peningkatan kemapuan berpikir tingkat tinggi oleh para guru SMP di Kota Tangerang.

Kondisi demikian menjadi perhatian yang serius dari Pemerintah Kota Tangerang yang berkeinginan  terus menerus meningkatkan kualitas pendidikan Kota Tangerang. Untuk itu, Pemerintah Kota Tangerang memandang  penting  diselenggarakannya pelatihan bagi para guru dari berbagai mata pelajaran SMP di  Kota Tangerang berkaitan dengan proses pembelajaran dan evaluasi pembelajaran yang berorientasi pada peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills)

Harapan Pemerintah Kota Tangerang, setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta yang merupakan guru dari berbagai mata pelajaran di SMP, segera menerapkan ilmu tentang  pembelajaran dan evaluasi pembelajaran yang berbasis hots pada pelaksanaan proses pembelajaran di sekolah serta melakukan sharing knowledge pada teman sejawat di sekolahnya atau memalui MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) sehingga akan terjadi pemerataan pengetahuan dan keterampilan proses pembelajaran dan evaluasi pembelajaran berbasis HOTS di SMP-SMP yang ada di Kota Tangerang. Harapan lebih jauhnya adalah, terjadinya kenaikan nilai kelulusan  peserta didik pada jenjang sekolah menengah pertama di Lingkungan Pemerintah Kota Tangerang yang pada akhirnya adalah meningkatnya kualitas pendidikan di Kota Tangerang.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

...
Kirim
Arsip Berita BKPSDM