BERITA BKPSDM Senin, 02-03-2020 | 244 Pengunjung

Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru SD Dan SMP Di Lingkungan Pemerintah Kota Tangerang


Guru adalah ujung tombak pelaksanaan pendidikan di Indonesia. Ditangan guru, akan terbentuk karakter generasi muda bangsa karena guru adalah pelaksana proses pembelajaran di dalam kelas, dimana dalam proses tersebut guru mentransfer ilmu pengetahuan, membentuk keterampilan dan sikap peserta didik menjadi individu yang berakhlak religius, berakhlak mulia, cerdas dan terampil, kreatif dan inobvatif.

Dalam melaksanakan proses pembelajaran guru  harus memiliki strategi jitu dalam menyajikan materi pelajaran yang akan mendorong peserta didik mudah dan cepat menyerap materi pelajaran yang disajikan. Oleh karenanya guru harus merancang strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, kondisi lingkungan , kebutuhan dan perkembangan jaman, sehingga pembelajaran yang dilakukan akan menjadi pembelajaran yang menyenangkan, efektif dan bermakna.

Di lapangan pelaksanaan tugas Guru, banyak ditemui guru yang ternyata kurang pas dalam menerapkan pola pembelajaran, indikatornya  adalah tidak maksimalnya hasil proses pembelajaran yang dilakukan. Hal ini membutuhkan solusi yang tepat untuk perbaikan proses pembelajaran tersebut, dan solusi yang dapat dilakukan guru untuk memperbaiki sekaligus mengembangkan pola pembelajaran yang dilakukan adalah dengan melakukan riset atau penelitian. Penelitian yang cocok dilakukan oleh guru untuk perbaikan dan pengembangan proses pembelajaran adalah penelitian tindakan kelas.

Memperhatikan kondisi tersebut diatas, maka menjadi  sangat penting bagi seorang  guru untuk memiliki kesadaran untuk mau dan mampu melakukan riset yang dalam hal ini adalan penelitian tindakan kelas.

Melalui Penelitian Tindakan Kelas, guru secara kolaboratif dapat menemukan solusi dari permasalahan proses pembelajaran yang ditemui dan sekaligus akan mampu mengembangkan proses pembelajaran menjadi pembelajaran yang berkualitas.

Bentuk penelitian tindakan kelas adalah bentuk penelitian yang tidak akan mengganggu tugas pokok seorang guru, karena dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan tugas mengajar di dalam kelas, sehingga memang sangat dianjurkan bagi guru untuk melakukan penelitian tindakan kelas.

Strategisnya pelaksanaan penelitian tindakan kelas oleh guru, dikuatkan oleh pemerintah dengan menjadikan penelitian tindakan kelas sebagai syarat kenaikan pangkat bagi seorang guru. Pemerintah berharap, aturan ini akan menjadi pendorong pengembangan karier seorang guru sekaligus merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru di lapangan sebagai ujung tombak pendidikan di indonesia.

Idealnya, guru sudah memiliki kesadaran, kemauan dan kemampuan untuk melakukan penelitian tindakan kelas. Namun yang terjadi di sekolah-sekolah yang ada di lingkungan pemerintah kota tangerang, jumlah guru yang sudah melakukan penelitian tindakan kelas terhitung masih relatih sedikit dibanding dengan jumlah guru SD dan SMP yang ada.

Dari hasil observasi yang dilakukan, ternyata penyebab rendahnya jumlah guru di Kota Tangerang yang sudah melakukan penelitian tindakan kelas adalah karena masih rendahnya pemahaman dan keterampilan guru berkaitan dengan teknik penelitian tindakan kelas.

Memperhatikan kondisi demikian, pemerintah Kota Tangerang membuat upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan penelitian tindakan kelas bagi para guru yang ada di lingkungan pemerintah kota tangerang baik jenjang sekolah dasar maupun jenjang sekolah menengah pertama.

Upaya tersebut telah dilakukan pada tahun 2019 dengan menyelenggarakan Penelitian Tindakan Kelas yang telah difasilitasi oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia yang bekerjasama dengan PPPPTK Bisnis dan Pariwisata.

Mengingat luasnya materi untuk seorang guru mampu melaksanakan penelitian tindakan kelas, maka pelatihan penelitian tindakan kelas dilaksanakan melalui dua tahapan untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

 

Pada pelatihan penelitian tindakan kelas tahap satu yang telah dilaksanakan pada tahu 2019, materi pelatihan baru sampai pada tahap penyusunan proposal dan pembuatan instrumen penelitian, sehingga masih diperlukan satu tahap lagi pelatihan untuk menuntaskan materi sampai pada penyusunan laporan hasil Penelitian Tindakan Kelas.

Untuk itulah, pada tahun 2020 ini, dilaksanakan kembali Penelitian Tindakan kelas sebagai lanjutan pelatihan  tahap satu. Pemerintah kota tangerang berharap, setelah selesai pelatihan ini para guru peserta pelatihan dapat melaksanakan secara tuntas seluruh rangkaian Penelitian Tindakan Kelas sekaligus melakukan sharing knowledge kepad rekan sejawat, sehingga akan tercipta pemerataan keterampilan penelitian tindakan kelas yang dimiliki oleh para guru di Kota Tangerang.

 

 

 

 

Arsip Berita BKPSDM