BERITA BKPSDM Kamis, 15-10-2020 | 409 Pengunjung

Pasien Covid-19 Tes SKB CPNS dengan terapkan Prokes


Peserta Ujian yang terinfeksi Covid-19 tetap mengikuti ujian SKB dengan menerapkan Protokol Kesehatan

Setelah melaksanakan tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) bagi peserta yang dinyatakan sehat dengan hasil rapid tes pada tangga 5 - 9 Oktober 2020, kali ini Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Badan Kepegawaian dan Pembangunan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), mengadakan tes SKB CPNS khusus bagi peserta yang terkonfirmasi reaktif atau positif Covid-19 di Gedung Cisadane, Senin (12/10/2020).


Dari total 956 peserta yang mengikuti tes SKB di Kota Tangerang, terdapat sembilan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Protokol kesehatan yang ketat pun diberlakukan, seperti pembagian ruangan tes hingga registrasi.


“Mereka yang ikut tes hari ini, turut dipantau dan didampingi Tim Medis Dinas Kesehatan dan BKPSDM, tentunya dengan perlengkapan sesuai protokol kesehatan,” ucap Kepala Bidang Pengembangan Aparatur pada BKPSDM Kota Tangerang, Rossana.


Pelaksanaan tes SKB khusus peserta terkonfirmasi positif Covid-19 kali ini, BKPSDM pun turut dibantu oleh beberapa instansi seperti dari Dinas Kesehatan, RSUD dan BPBD Kota Tangerang.


"Untuk panitia bagian administrasi turut menggunakan APD level dua, panitia yang kontak langsung dengan peserta menggunakan APD Hazmat dari Dinkes dan RSUD. Dan kali ini, kami (panitia) yang membantu peserta untuk registrasi," jelasnya.


Selain itu, untuk mencegah penyebaran Covid-19, setiap ruangan dan dinas yang beroperasi di Gedung Cisadane turut disterilisasi dengan penyemprotan disinfektan.

"Walau tes ini hanya menggunakan lantai satu dan empat saja, namun semua ruangan dari dinas-dinas yang ada di gedung ini, kami semprot disinfektan bantuan dari BPBD Kota Tangerang. Hal ini dilakukan guna mencegah penyebaran Covid-19 tentunya," tegas Rossana.


Sebagai informasi, sama seperti peserta pada umumnya, peserta yang terkonfirmasi positif ini pun yang lolos akan menuju ke tahap berikutnya, yaitu pemberkasan data, terbitnya Nomor Induk Pegawai (NIP) SK Walikota CPNS dan setelah melaksanakan masa percobaan serta lulus diklat pelatihan dasar maka akan diangkat menjadi PNS.

 

Sumber : tangerangkota.go.id

Arsip Berita BKPSDM